Ukuran Bordes Tangga – Saat merencanakan sebuah hunian atau proyek renovasi, perhatian kita seringkali tersedot pada elemen-elemen besar seperti fasad, tata ruang, atau pilihan furnitur.

Tangga pun tak luput dari perhatian, namun seringkali fokus kita hanya tertuju pada desain anak tangga atau material railingnya. Padahal, ada satu komponen vital yang menjadi jantung dari sirkulasi vertikal di rumah Anda, namun sering terlupakan: bordes.

Banyak yang menganggap bordes hanyalah ruang kosong atau area transisi biasa. Anggapan ini sangat keliru. Ukuran bordes tangga yang salah perhitungan tidak hanya akan membuat alur gerak menjadi tidak nyaman, tetapi juga berpotensi menciptakan bahaya serius dan merusak keseluruhan harmoni estetika interior Anda.

Jangan khawatir, Anda berada di tempat yang tepat. Sebagai seorang arsitek, saya akan memandu Anda melalui panduan lengkap ini.

Kita akan mengupas tuntas segala hal tentang ukuran bordes tangga, mulai dari standar teknis yang tak bisa ditawar, hingga ide-ide desain kreatif yang bisa mengubah bordes menjadi sudut paling menawan di rumah Anda.

Mengenal Fungsi Krusial Bordes Tangga

Sebelum kita menyelam ke dalam angka dan ukuran, mari kita pahami terlebih dahulu mengapa bordes memegang peranan yang begitu krusial.

Anggaplah bordes sebagai ‘halte’ dalam perjalanan Anda naik-turun tangga. Ia bukan sekadar pengisi ruang, melainkan elemen multifungsi yang dirancang untuk kenyamanan dan keamanan.

Mengenal Fungsi Krusial Bordes Tangga

Secara umum, fungsi utama bordes dapat dirinci menjadi empat pilar penting:

  • Sebagai Area Istirahat: Ini adalah fungsi paling mendasar. Untuk tangga yang tinggi atau memiliki lebih dari 15 anak tangga berturut-turut, bordes menjadi area wajib untuk beristirahat sejenak. Ini sangat penting untuk kenyamanan dan keamanan lansia, anak-anak, atau bahkan saat Anda sendiri merasa lelah. Bordes memecah perjalanan vertikal menjadi segmen-segmen yang lebih mudah dikelola.
  • Sebagai Titik Perubahan Arah: Bordes adalah elemen kunci pada desain tangga yang tidak lurus, seperti tangga bentuk L (berbelok 90 derajat) atau bentuk U (berbalik arah 180 derajat). Ukuran bordes yang tepat memastikan transisi pergerakan yang mulus dan alami, tanpa membuat pengguna merasa canggung atau berisiko kehilangan keseimbangan.
  • Sebagai Pilar Keamanan & Evakuasi: Bayangkan skenario terburuk seseorang terpeleset di tangga. Adanya bordes dapat menghentikan laju jatuh, mencegah cedera yang lebih parah dibandingkan jatuh dari puncak hingga dasar tangga. Selain itu, bordes menyediakan ruang manuver yang sangat dibutuhkan saat membawa barang berukuran besar (seperti furnitur) atau dalam situasi darurat yang membutuhkan evakuasi cepat.
  • Sebagai Peluang Estetika: Inilah bagian yang paling menarik! Dari sudut pandang desain, bordes adalah sebuah kanvas kosong yang menunggu untuk disentuh. Dengan perencanaan yang matang, area yang sering dianggap ‘ruang sisa’ ini bisa diubah menjadi statement piece yang memukau dalam desain interior rumah Anda.

Standar Emas: Ukuran Bordes Tangga yang Ideal dan Sesuai Aturan

Sekarang kita masuk ke bagian teknis. Dalam arsitektur, ukuran bukanlah soal selera semata, melainkan soal keamanan dan ergonomi. Berikut adalah standar emas yang harus Anda ikuti saat menentukan ukuran bordes.

Standar Emas_ Ukuran Bordes Tangga yang Ideal dan Sesuai Aturan

Aturan Dasar Lebar dan Panjang Bordes

1. Lebar Bordes: Aturan paling fundamental yang tidak boleh dilanggar adalah: “Lebar bordes minimal harus sama dengan lebar anak tangga.” Mengapa ini sangat penting? Aturan ini menjamin alur sirkulasi yang konsisten dan tidak terputus.

Bayangkan jika tangga Anda memiliki lebar 100 cm, namun bordesnya menyempit menjadi 80 cm. Ini akan menciptakan ‘kemacetan’ visual dan fisik yang canggung dan berpotensi berbahaya. Untuk rumah tinggal, lebar tangga dan bordes yang nyaman berkisar antara 80 cm hingga 120 cm.

2. Panjang Bordes: Panjang bordes bergantung pada fungsinya dalam desain tangga:

  • Untuk Tangga Lurus (sebagai tempat istirahat): Pada model tangga ini, bordes berfungsi murni sebagai area jeda. Panjangnya bisa lebih fleksibel, namun untuk kenyamanan maksimal, disarankan memiliki panjang minimal 90 cm hingga 120 cm. Ukuran ini memberikan ruang yang cukup bagi seseorang untuk berhenti total, bahkan jika ada orang lain yang akan melintas.
  • Untuk Tangga Belok (Bentuk L atau U): Di sinilah presisi menjadi kunci. Ukuran bordes yang ideal untuk tangga berbelok adalah bujur sangkar, dengan panjang dan lebar yang sama dengan lebar anak tangga. Jadi, rumusnya adalah [lebar tangga] x [lebar tangga]. Sebagai contoh, jika lebar tangga Anda adalah 100 cm, maka ukuran bordes minimal yang aman dan nyaman adalah 100 cm x 100 cm.

Perhitungan Sederhana dan Standar Ergonomis

Selain ukuran lebar dan panjang, ada beberapa rule of thumb lain yang perlu diperhatikan:

  • Jumlah Anak Tangga: Jumlah anak tangga maksimum dalam satu lajur (tanpa jeda bordes) idealnya tidak lebih dari 15 buah. Jika desain tangga Anda memerlukan lebih dari itu, Anda wajib menyertakan bordes.
  • Tinggi Bebas (Headroom): Pastikan jarak vertikal dari permukaan lantai bordes ke langit-langit di atasnya minimal 210 cm. Ini untuk memastikan orang yang paling tinggi sekalipun tidak akan terbentur kepalanya.

Untuk memudahkan Anda, berikut tabel sederhana sebagai panduan awal:

Tipe BangunanLebar Tangga MinimumUkuran Bordes Minimum
Rumah Tinggal80 cm80 cm x 80 cm
Rumah Tinggal Ideal100 cm – 120 cm100 cm x 100 cm (atau lebih)
Bangunan Umum120 cm+120 cm x 120 cm (sesuai peraturan)

Inspirasi Desain: Mengubah Bordes dari Ruang Sisa Menjadi Titik Fokus

Setelah memahami aturan teknisnya, saatnya kita bermain dengan kreativitas. Bagian ini adalah inti dari “inspirasi” yang Anda cari. Berikut adalah beberapa ide untuk menyulap bordes tangga Anda menjadi area yang fungsional dan menawan.

Bordes sebagai Jendela Pemandangan

Jika area tangga Anda bersebelahan dengan dinding luar, ini adalah peluang emas. Pertimbangkan untuk memasang jendela mati berukuran besar, dari lantai hingga langit-langit, tepat di area bordes.

Ide ini tidak hanya akan membanjiri area tangga dengan cahaya alami yang melimpah, tetapi juga berfungsi seolah membingkai pemandangan luar—baik itu taman hijau, kolam renang, atau pemandangan kota—menjadi sebuah lukisan hidup. Efeknya? Ruang terasa jauh lebih luas, terbuka, dan mewah.

Bordes sebagai Pojok Baca (Reading Nook)

Manfaatkan ukuran bordes tangga yang sedikit lebih luas dari standar minimal. Anda bisa menciptakan pojok baca yang nyaman dan intim. Caranya adalah dengan memasang bangku built-in di sepanjang dinding, lengkap dengan laci penyimpanan di bagian bawahnya untuk menyimpan selimut atau koleksi majalah.

Tambahkan beberapa bantal empuk, sebuah lampu baca dengan desain artistik yang menempel di dinding, dan beberapa ambalan tipis untuk menaruh buku favorit Anda. Sudut ini akan menjadi tempat pelarian yang sempurna.

Bordes sebagai Galeri Seni Mini

Dinding kosong di area bordes adalah kanvas ideal untuk mengekspresikan selera seni Anda. Jangan biarkan kosong begitu saja. Gantung sebuah lukisan abstrak berukuran besar sebagai statement art untuk menarik perhatian.

Alternatif lain, Anda bisa membuat galeri foto keluarga dengan bingkai seragam yang tertata rapi. Untuk sentuhan yang lebih dramatis, tempatkan sebuah patung atau guci keramik di sudut bordes dan sorot dengan lampu spot dari atas.

Bordes Fungsional dengan Penyimpanan Tersembunyi

Bagi Anda yang selalu membutuhkan ruang penyimpanan ekstra, bordes bisa menjadi solusi cerdas. Jika area bordes cukup besar, Anda bisa merancang lemari tanam yang ramping dan menyatu dengan dinding.

Pintu lemari dibuat tanpa gagang (menggunakan sistem push-to-open) agar terlihat seamless. Lemari ini bisa digunakan untuk menyimpan alat kebersihan, sepatu tamu, atau barang-barang musiman yang jarang dipakai.

Bordes dengan Sentuhan Hijau (Biophilic Design)

Bawa kesegaran alam ke dalam rumah Anda melalui bordes. Tempatkan satu pot tanaman indoor yang tinggi dan memiliki bentuk daun yang dramatis, seperti Fiddle Leaf Fig (Ketapang Biola) atau Monstera Deliciosa.

Kehadiran elemen hijau ini tidak hanya mempercantik visual, tetapi juga terbukti meningkatkan kualitas udara dan memberikan efek menenangkan. Pastikan area tersebut mendapatkan cukup cahaya alami untuk pertumbuhan tanaman.

Pertimbangan Material dan Pencahayaan

Dua elemen terakhir yang menyempurnakan desain bordes Anda adalah pemilihan material dan strategi pencahayaan.

Memilih Material Lantai Bordes yang Tepat

  • Menyatu dengan Anak Tangga: Untuk tampilan yang bersih, mulus, dan kohesif, gunakan material yang sama untuk bordes dan anak tangga. Misalnya, jika anak tangga terbuat dari kayu solid, maka lantasi bordes pun dilapisi dengan kayu yang sama. Ini menciptakan alur visual yang tidak terputus.
  • Menciptakan Aksen: Jika Anda ingin menjadikan bordes sebagai titik fokus, gunakan material yang berbeda. Kombinasi anak tangga kayu dengan lantai bordes dari tegel kunci bermotif etnik, atau marmer dengan pola yang unik, dapat menciptakan kontras yang menarik dan menandai area transisi dengan gaya. Apapun pilihannya, pastikan material lantai memiliki permukaan yang tidak licin.

Peran Vital Pencahayaan di Area Bordes

  • Pencahayaan Fungsional: Keamanan adalah prioritas. Pastikan area bordes terang benderang untuk menghindari kecelakaan. Pilihan terbaik adalah lampu downlight yang dipasang di plafon tepat di atas bordes.
  • Pencahayaan Estetis: Untuk menciptakan suasana, tambahkan elemen pencahayaan dekoratif. Sebuah lampu gantung (pendant lamp) yang menjuntai anggun di tengah void tangga bisa menjadi pusat perhatian yang dramatis. Atau, pasang lampu dinding (wall sconce) dengan cahaya kuning hangat untuk menciptakan atmosfer yang lebih intim dan menyambut.

FAQ: Pertanyaan Umum Seputar Ukuran Bordes Tangga

  • Apakah tangga putar memerlukan bordes? Umumnya tidak. Tangga putar dirancang untuk efisiensi ruang dan tidak memiliki platform datar seperti bordes. Namun, beberapa desain memiliki pijakan yang lebih lebar di titik belok (disebut winder steps) yang berfungsi serupa untuk memfasilitasi perubahan arah, meskipun tidak untuk beristirahat.
  • Bagaimana jika ruang sangat terbatas untuk bordes ideal? Jika lahan sangat terbatas, konsultasikan dengan arsitek. Ada beberapa solusi seperti menggunakan winder steps yang diperhitungkan dengan cermat untuk menggantikan bordes persegi. Namun, ini memerlukan desain presisi untuk memastikan setiap pijakan tetap aman dan cukup lebar.
  • Berapa ketinggian ideal railing di area bordes? Standar ketinggian railing di area bordes sama dengan railing di sepanjang tangga, yaitu berkisar antara 85 cm hingga 95 cm dari permukaan lantai bordes. Ini adalah ketinggian yang ergonomis untuk pegangan tangan dan cukup tinggi untuk mencegah orang dewasa terjatuh.

Kesimpulan: Rencanakan dengan Matang, Nikmati Hasilnya

Kini Anda memahami bahwa ukuran bordes tangga bukanlah sekadar detail teknis yang membosankan. Ia adalah perpaduan krusial antara standar keamanan yang tak bisa ditawar, kenyamanan ergonomis yang akan Anda rasakan setiap hari, dan potensi estetika yang tak terbatas. Dengan merencanakan dimensi, fungsi, material, dan pencahayaannya secara matang, Anda tidak hanya membangun sebuah tangga, tetapi juga menciptakan sebuah pengalaman ruang yang aman, nyaman, dan indah.

Jadi, saat Anda merencanakan tangga impian Anda berikutnya, berikan perhatian khusus pada jantungnya. Rencanakan bordes Anda dengan cermat, dan nikmati hasilnya selama bertahun-tahun yang akan datang.